Jumat, 24 Agustus 2018

Wonderfull Brother (Part 3)

Wonderfull Brother(Part 3)

Alfa:Tante Nisa udh datang belum? Rio:Belum, nih
Alfa:Yaaahh.... Padahal udh mendung Rio:Sabar, Fa

Beberapa saat kemudian, rintik hujan mulai turun, dan beberapa lama kemudian menjadi hujan yang deras. Rio dan Alfa segera berlari untuk berteduh.
Alfa:Aku bilang juga apa
Rio:Hiiihh... Dingin
Alfa:Uh, aku lupa bawa jaket
Rio:Aku juga
Alfa:( bersandar di bahu Rio)
Rio:Fa....
Alfa:Ya?
Rio:Kamu.... Bakal musuhin aku, gak? Alfa:(Tertawa kecil) Kamu itu saudara kesayangan aku, kamu juga, kan, yang bantuin aku belajar membaca, ngapain aku musuhin kamu?
Rio:(Nyengir) Aku cuma takut kita bakal musuhan nanti, nanti aku gak ada temen main lagi. Ya udh, kita buat janji, klo kita ga akan musuhan sampe besar, janji? Alfa:Janji

Di sela sela suara hujan, mereka membuat janji di bawah hujan yang sama. Yang mereka tidak sadari, janji tersebut di ingkari oleh salah satu dari mereka. Ya, dia Rio.

*Flash back off*

Rio tertegun mengingat semua itu. Ia mengingkari janji yang ia buat sendiri. Ia melihat ke langit yang sudah mendung. Mengingat semua kesalahan nya. Ada sedikit rasa bersalah di hatinya. Ia tahu, Alfa adalah anak yang sabar. Alfa selalu sabar dan tersenyum ketika Rio memarahinya. Tapi, Rio tak tahu sampai kapan Alfa akan bersabar.

???:Kak Rio!!
Rio:Eh, Alfi, kami ngapain? (Mengusap mata)
Alfi:Kak Rio abis nangis?
Rio:Ga usah banyak tanya, Naura mana? Alfi:Udh masuk ke mobil, kak
Rio:Oh ya udh, yuk masuk. Mobil Tante Nisa pun mulai bergerak ke arah rumah mereka.

Sampai rumah........

T. Nisa:Baik, baik, dirumah ya
Rio:Iya, tante

Ketika ingin masuk ke rumah, tiba tiba Alfa keluar dengan tergesa gesa.

Naura:Kak Alfa mau kemana?
Alfa:Uh, eh, aku mau kerumah Haikal Rio:Bukannya kemarin habis dari rumah Sobri?
Alfa:Eh, iya! Hari ini aku pengen ngerjain pr di rumah Haikal
Rio:Pr? Setau aku gak ada pr, tuh Alfa:Ada, kok
Rio:Pr apa?
Alfa:Hah? Pr... Pr... Pr.... (kebingungan) Alfi:Udh lah, kak, mungkin kak Alfa lg mau belajar di rumah temannya
Alfa:Iya! Aku pergi dulu, ya, di meja udh ada makanan

Rio yang keheranan hanya bisa diam sambil menatap punggung kembarannnya itu.

Udh dulu ya, bye
Tunggu part 4 nya!

Senin, 16 Juli 2018

Wonderfull Brother (Part 2)

Wonderfull Brother (Part 2)

??? :Hai!!!
Alfa:Hai juga, Ismail
Haikal:Eh, ada Ismail, Sobri, Indra, ama Lukman, mana?
Ismail:Belum dateng, tuh, paling juga masih molor
Umar:Klo, cewek alay alias Amalia dan Butet cs?
Ismail:Ada, kok, lg di perpus
Haikal:Ya elah, Mar, pagi2 jangan nanya yg gituan napa?
Umar:Ya, gapapa sih, kal
Alfa:Jangan2 Umar kangen nih sama mereka 😚
Haikal:Oh ya, masa?
Umar:Bodo. Lagian masak itu di dapur bukan di kelas, elah
Ismail:Eh, taruh tas dulu sono, malah berantem di depan kelas
Alfa:Iya Ismail yg ganteng tapi boong😆 Ismail:Gak ikhlas banget dah mujinya😒

Tiba2, datanglah angin tornado yg didalamnya terdapat batu kerikil berapi.

*Tunggu sebentar*

Haikal:Woy, writer! Kok, malah didatengin angin tornado, sih?
Umar:Tau, nih, salah dialog kali
Writer:Eh, iya, maaf, emang salah, saia ganti dulu ya

*Lanjut*

Tiba2, Rio, Bimo, dan tiga orang temannya datang menghampiri mereka.

Bimo:Wah, wah, wah, kok pada ketawa sih? Kayaknya lg seneng banget
Rio:Ga takut di jailin sama kita? Umar:Coba aja klo bisa, kita ga takut tuh Haikal:Iya, kita bakal laporin ke kepala sekolah klo kalian berani Bimo:Tenang,hari ini kita ga bakal jailin kalian, tapi kita bakal jailin dia(menunjuk Alfa)
Umar:Eh, jangan coba2 jailin Alfa lg ya! Atau...
Rio:Atau apa?
Umar:Atau aku hajar kalian(melangkah maju sambil mengepalkan tangannya)

Alfa, Haikal, dan Ismail dengan sigap menahan Umar yg hampir meninju muka Bimo.

Alfa:(Berbisik) Udh, Mar, jangan di lawan, atau kamu nanti yg bakal di hukum sama guru

Umar berhenti. Ia lelah jg. Akhirnya mereka memutuskan untuk pergi ke taman belakang sekolah.

Di taman sekolah......
Alfa:Temen2, makasih ya udh bela aku tadi Haikal:Sama2, Fa, kita kan temen😊 Umar:Iya, tapi tadi aku pengen banget hajar Bimo sama Rio, mereka itu udh keterlaluan
Ismail:Sabar, Mar, orang kayak gitu, mah, dicuekin aja
Alfa:Oh iya, aku jg minta maaf ya, tentang kelakuan Rio
Ismail:Ga papa, kok, Fa, kita udh maafin😊
Haikal:Alfa, tentang penyakit kamu, keluarga kamu udh tau belum? Alfa:Belum, kal
Umar:Coba aja si Rio tau tentang penyakit kamu, pasti dia kelakuannya ga kaya gini Ismail:Iya, Fa, aku kasih saran ya, kamu sama Rio kan aslinya deket banget, coba kamu bilang sama dia tentang penyakit kamu
Alfa:Kayaknya ga usah, Il, biarin aja dia tau sendiri
Ismail:Ya udh, deh klo itu mau kamu

(Aku kasih tau dulu, waktu part 1 aku salah nulis, jadi, Alfa itu anak ke 4,Rio anak ke 3)

Beberapa menit setelah itu, mereka balik ke kelas. Pelajaran pun dimulai. Pelajaran kali ini adalah pelajaran bahasa Indonesia. Gurunya adalah Bu Vita. Bu Vita jg tau tentang penyakit Alfa.

Kriiiiinggggg......

Anak2:Horeeeee(berhamburan keluar kelas)
B.Vita:Alfa,bisa kesini sebentar?
Alfa:Ada apa, bu?
B.Vita:Jd begini, UN kan tinggal 1 minggu lg, saya khawatir kamu tak bisa lulus Alfa:Lho, knp bu? Bukannya selama ini nilai ulangan saya lumayan bagus? B.Vita:Iya,Fa,tapi dengan kondisi kamu yg seperti ini, saya tidak yakin kamu dapat mempersiapkan diri untuk UN
Alfa:Lalu saya harus bagaimana, bu? B.Vita:Mungkin ada jalan, setiap tahun sekolah memberikan beasiswa kepada siswa untuk melanjutkan sekolah walaupun NEM nya kurang tinggi, saya harap ada salah satu mata pelajaran kamu yg nilainya tinggi agar kamu dapat masuk ke SMP, apa kamu siap?
Alfa:Siap, bu!
B.Vita:Baik,saya permisi dulu ya
Alfa:Iya, bu, makasih banyak ya

Alfa melangkah keluar. Tapi, ia dihadang oleh Bimo dan Rio.

Bimo:Gue tadi denger percakapan lo sama Bu Vita
Alfa:Terus?
Bimo:Sebelum lo nyesel karna terlalu banyak berharap, lebih baik gue ingetin lo sekarang, lo itu udh bodoh, lo jangan harap bisa masuk SMP
Alfa:Klo aku masih mau berusaha, pasti semuanya bisa aku capai dong Rio:Ngomong aja terus, paling juga nanti diri sendiri yg nyesel, ya gak, Bim? Bimo:Yoi, eh, kita pergi dulu ya, inget, jangan banyak mimpi lo jadi anak

Bimo beranjak meninggalkan Alfa yg terisak kecil. Saat Rio ingin pergi, ia sempat berbicara.

Rio:Fa, gue ingetin lo ya, klo sampe lo ngadu ke Kak Bella atau Kak Aldi tentang ini, liat aja apa yg bakal gue lakuin ke lo, oke?
Alfa:Iya, aku gak akan ngadu
Rio:Pegang janji lo itu

Rio meninggalkan Alfa yg terisak. Dia ingin mengadu pada keluarganya, tapi ia memikirkan ancaman Rio tadi. Ia lebih memilih untuk diam.

Lukman:Ciluk ba! Lg ngapain sih, Fa? Mukanya seneng amat Sobri:Iwaw,eh,Lukman, ini tuh Alfa lg sedih, bukan seneng
Haikal:Tau nih, Lukman, eror mulu Ismail:Fa, kamu knp?
Alfa:Ga papa kok
Umar:Boong, pasti kamu di bully sama Bimo dan Rio lg, kan?
Alfa:E..Eng...Enggak kok
Indra:Alamak, Alfa, kamu itu ga usah boong deh
Haikal:Iya, Fa
Alfa:Iya deh aku ngaku, tapi aku gak di bully cuma di ancam aja
Umar:Bener bener keterlaluan tuh anak, ya
Alfa:Udh, gausah di pikirin, kalian udh laper kan? Yuk makan
Sobri:Yuk, mumpung aku lg baek, aku traktir deh
All(kec Sobri):Horeee

(Skip, pulang sekolah)

Alfa berjalan ke parkiran sepeda. Sebenarnya ia, Rio, Alfi, dan Naura akan di jemput oleh tantenya, Tante Nisa. Tapi, ia lebih memilih untuk naik sepeda saja. Di perjalanan, ia melihat Rio.

Alfa:Rio, kamu lg ngapain?
Rio:Nungguin Alfi ama Naura
Alfa:Ya udh aku duluan ya
Rio:Bentar, lo pergi duluan? Naik apa? Alfa:Aku kan naik sepeda
Rio:Oh ya udh, hati hati di jalan ya
Alfa:Iya

Alfa pun mengambil sepedanya dan melaju pulang. Dalam hati, dia senang sekali dapat berbicara dengan Rio tanpa di bentak atau lain sebagainya. Sejak kelas 3,ia tak bisa lancar berbicara dengan Rio. Ia berdoa agar ia bisa dekat dengan Rio lagi.

Sementara itu, Rio hampir tak bisa percaya klo dia sudah berbicara dengan baik dengan Alfa. Selama ini, ia selalu membentak Alfa dan tak pernah berkata lembut padanya. Tapi disisi lain, ia rindu juga berbicara selembut itu pada Alfa. Ia jadi ingat, tentang kejadian 5 tahun yg lalu, tepatnya saat pulang sekolah.

*Flashback On*
Alfa:Rio!
Rio:Hai, Fa
Alfa:Tante Nisa udh dateng belum? Rio:Belum, nih
Alfa:............

Flashback nya di lanjutin pas part selanjutnya ya, kayaknya udh kepanjangan nih. Maaf ya klo part ini nya lama banget uploadnya. Tunggu part 3nya ya!

Jumat, 22 Juni 2018

Rumah Misterius (Part 4-6)

Rumah Misterius (Part 4-6)

[Gambar 41.jpg]

Di kamar GH Kids......

Fatim:Teh, Mun, Sal, main monopoli, yuk? MunSal:Yuuukkk
Fateh:........
Fatim:Teh, mau main gak?
Fateh:Kak, aku kan udh bilang jangan panggil aku teh, emang aku minuman? Fatim:Hehehe.... Maaf teh, uppss, lupa lg😅
Fateh:Iyain aja😒
Muntaz:Wait, where Qahtan? (Tunggu dimana Qahtan?)
Saleha:Mungkin main sama GH yg lain Fateh:Eh, jadi ga mainnya?
MunSal:Jadi doonngg
Fatim:Yuk main

Mereka pun mulai bermain

Di bawah.......

Sohwa:*Uh, bosan banget, mau ngapain ya? Ke mal aja deh, telpon Ricis, ah*

Baru saja ingin menelpon Ricis, Sohwa melihat Qahtan berjalan ke arahnya. Tangan Qahtan tampak menggandeng seseorang.

Sohwa:Hi Qahtan, where do you want to go? (kamu mau pergi kemana?)
Qahtan:I want play with my friend(aku mau pergi bermain bersama temanku) Sohwa:*Teman? Sejak kapan Qahtan punya teman?*Where is you friend? (Dimana teman mu?)
Qahtan:She right behind you(Dia berada tepat di belakang mu)

Sohwa terkejut, dia melirik ke belakang, tapi ia tak melihat seseorang pun.

Qahtan:See you, Kak Sohwa!

Qahtan pun berlari ke arah taman belakang sambil sesekali tertawa.

Sohwa agak merinding melihat kelakuan adiknya. Ia takut kalau Qahtan melihat 'mereka'. Tapi, ia menyangkal pikiran negatifnya.

Sohwa:*Mungkin, teman Qahtan terlalu malu untuk menemuiku, jadi dia masuk lewat garasi, dan Qahtan sedang berkhayal klo sedang menggandeng temannya itu*

Sohwa pun segera mengambil hpnya dan menelpon Ricis.

*Telphone On*
Sohwa:Assalamualaikum, Cis Ricis:Wa'alaikumsalam, ada apa? Sohwa:Kamu lg ada kerjaan gak? Ricis:Enggak, ke mal, yuk?
Sohwa:Yuk, aku juga tadi mau ngajak kamu
Ricis:Ya udh, kamu siap siap ya Sohwa:Aku jemput ya?
Ricis:Gak usah, aku aja, sepupu aku pengen ke rumah temennya kita ke mal deket situ aja ya
Sohwa:Sip, aku matiin dulu ya, assalamualaikum
Ricis:Wa'alaikumsalam
*Telphone Off*

Sohwa berjalan ke arah kamar orang tua nya.
Sohwa:........
Apa yg akan Sohwa katakan? Baca part selanjutnya.

Rumah Misterius(Part 5)

Sohwa berjalan ke arah kamar orang tua nya.

Sohwa:Umi, Sohwa mau pergi ke mal bareng Ricis, boleh ya?
Umi:Ya udh, tapi jangan pulang sebelum maghrib ya
Sohwa:Siap Umi

Sohwa pun keluar dari kamar orang tuanya. Ia pun mengganti bajunya dan menunggu Ricis di saung rumah.

???:Kak Sohwa!
Sohwa:Eh, iya ada apa, Tim?
Fatim:Kak Sohwa mau kemana? Sohwa:Mau ke mal
Fatim:Bareng pacar ya, kak? Cie cie Writer:Wah, Sohwa udh punya pacar ya? Sohwa:Apaan sih kalian berdua😒aku mau pergi sama Ricis, kok
Fatim:Ohhh
Writer:Saia pergi ya

Writer pun hilang ditiup angin.

Fatim:Kak, nitip boleh gak?
Sohwa:Nitip apa? Squishy?
Fatim:Bukan, tadi yg lain pada bilang mau makan Bean Boozled, tp pada males beli ke mal, kakak beli ya?
Sohwa:Duit nya mana?
Fatim:Perhitungan amat sama saudara sendiri
Sohwa:Ya udh aku beliin, tuh Ricis udh jemput, kakak pergi dulu ya, assalamualaikum
Fatim:Wa'alaikumsalam

Sohwa pun naik ke mobil dan berangkat.

Sesampainya di mal.........

Sohwa:Mau ngapain dulu nih? Ricis:Ngemil ngemil cantik dulu yuk😂 Sohwa:Tumben gak beli squishy Ricis:Nanti ada diskon besar besaran jam tiga(ceritanya masih jam dua ya) beli squishy nya nanti aja
Sohwa:Oke, ngemil apa nih?
Ricis:Es krim mau gak?
Sohwa:Terserah deh

Mereka pun membeli es krim.

Penjual Es krim:Mau rasa apa? Sohwa:Aku rasa Cookies n cream aja Ricis:Aku rasa cinta pada mu

Krik krik... Krik krik.. Krik krik

Sohwa:Cis, jangan drama napa😒
P. Es krim:Bocah ngapa yak
Ricis:Maaf, kelamaan jomblo soalnya Writer:Lanjut!

Ricis:.........
Apa yg akan di katakan Ricis? Baca part selanjutnya!

Rumah Misterius(Part 6)

Ricis:Rasa permen karet
P. Es krim:Oke, mau cup yg kecil, sedang, atau besar?
SohCis:Sedang
P. Es krim:Semua jadi enam puluh ribu rupiah, es krimnya diantar nanti ya SohCis:Oke

Sohwa memberikan uangnya, dan duduk di tempat yg kosong.

Ricis:Soh, kamu ngerasa ada yg aneh ga di rumah baru kamu?
Sohwa:Emmm, ada sih
Ricis:Apa? Ceritain ke aku dong(ceritanya Ricis bisa lihat hantu ya)
Sohwa:Jadi, tadi aku pas mau nelpon kamu, aku liat Qahtan, tangannya kayak gandeng tangan orang gitu, padahal ga ada siapa siapa
Ricis:Terus?
Sohwa:Aku tanya sama dia 'mau kemana?', dia jawab 'mau main sama temanku', padahal waktu itu cuma ada aku sama dia, terus aku tanya 'dimana teman kamu?'
Ricis:Terus dia jawab apa?
Sohwa:Dia bilang ada di belakang aku, ya jelas aku kaget lah, tapi, pas aku liat ke belakang, ga ada siapa siapa
Ricis:Terus si Qahtan ada bilang apa? Sohwa:Ga ada bilang apa apa sih, tapi dia itu lari ke taman belakang rumah terus sambil ketawa ketawa sendiri gitu, kayak ada seseorang yg ketawa bareng sama dia
Ricis:Serem ya
Sohwa:100% serem, aku pikir nya sih, positif aja, Cis, kamu kan anak indigo, kamu kayak ngerasain aura negatif gitu gak di rumah aku?
Ricis:Sebenarnya iya sih, tadi pas aku jemput kamu, aku kayak ngeliat anak perempuan dibelakang kamu, dia ngikutin kamu, waktu aku baca ayat kursi, dia hilang, sekarang aku ga tau dia dimana Sohwa:Apa ada yg pengen ganggu keluarga aku?
Ricis:Kayaknya iya, Sohwa, gimana klo aku nginep di rumah kamu, supaya aku bisa tau tentang anak perempuan itu Sohwa:Ide bagus, oke, aku setuju, sekarang kita makan dulu yuk
Ricis:Yuk

Mereka pun makan.

Di rumah GH......

Fateh:........
Apa yg akan di katakan Fateh? Tunggu part selanjutnya ya.

Sedikit info, bentar lg kan mau masuk sekolah, jadi aku mungkin gak akan sering nulis Cerbung lg, karna aku udh kelas 6,dan kegiatan aku jadi makin banyak gitu, nanti klo bisa, sabtu minggu aku upload lg, tapi agak sedikit. Harap dimaklumi ya.
-Writer-

Wonderfull Brother (Part 1)

Wonderfull Brother (Part 1)

Anak laki-laki itu menatap jendela kamar nya. Ia melihat beberapa anak berdiri di depan rumahnya. Bukan untuk mengajak bermain, tapi mereka berbicara diluar, lalu tertawa mengejek. Yang paling membuat anak laki-laki itu malas, ada segerombolan ibu2 yg ikut berbisik bisik sambil menunjuk rumahnya. Nama Anak laki laki itu Alfa, anak ke 3 dari 6 bersaudara. Alfa memperhatikan mereka. Ibu2 yg menyadari bahwa Alfa melihat mereka, segera menyingkir sambil tertawa. Tak tahu malu, sudah tua masih juga meledek orang seperti anak kecil, batin Alfa. Ia pun beralih pandangan ke anak anak yg menyadari bahwa Alfa memperhatikan mereka. Bukannya kabur, mereka malah makin tertawa dan meledek.

??? :Kak Alfa!
Alfa:Astagfirullah (maaf yg nonmus), Alfi, kamu ngagetin aja
Alfi:Hehehe... Sorry, kak
Alfa:Kamu ngapain di sini?
Alfi:Aku mau ngajak Kak Alfa makan Alfa:Kamu aja duluan
Alfi:Makan dong.... Nanti waktu Dokter Risa datang, Kakak nggak bisa belajar lg Alfa:Mesti banget makan sama aku? Alfi:Ya iyalah
Alfa:Oke, yuk kebawah
Alfi:Nah, gitu dong

Alfa dan Alfi keluar dari kamar. Alfa tampak merenungkan sesuatu. Dia merenungkan penyakitnya. Alfa menderita Disleksia. Penyakit yg menyebabkan penderitanya sulit membaca. Tak satupun keluarganya yg tahu akan penyakitnya.

(Sedikit info, Bella itu anak 1,sementara Aldi anak ke 2,mereka itu lahir barengan. Rio itu anak ke 4,dia lahir barengan sama Alfa. Alfi anak ke 5,Naura anak ke 6,mereka lahir barengan)

Di bawah......

Bella:Yuk, makan, habisin ya
Alfi:Siap, Kak, aku habisin, kok
Bella:Tapi, sisain buat yg lain, ya Naura:Alfi kalo udh makan pasti gak nyisai buat yg lain😁
Alfi:(Mencubit tangan Naura)
Naura:Kak, Umi sama Abi kapan pulangnya?
Bella:Bulan depan
Naura:Lama amat😡
Alfi:Mereka ga mau ketemu ama kamu😁 Naura:Bodo klo ngomong ama kamu😒 Alfi:Wkwkwkw
Aldi:Bel, dr. Risa hari ini datang gak? Bella:Pasti datang lah

(Sedikit info, Dokter Risa itu, yg mengajari Alfa membaca, privat gitu, dia juga tau penyakit Alfa)

Rio:Kak, ngapain sih susah susah amat manggil orang ke rumah buat ngajarin Alfa, dia emang udh bodoh dari dulu, jadi.....
Bella:Rio, kakak udh bilang sama kamu, jangan permasalahkan itu lg, Alfa itu saudara kamu
Rio:Trus? Buang buang tenaga aja tau,aku yakin, Dokter Risa itu udh muak ngajarin anak kayak Alfa, bentar lg Dokter Risa pasti ga mau ngajarin Alfa lg

Rio meninggalkan ruang makan. Masuk ke kamarnya dan menguncinya. Alfa terdiam. Ia tampak mencerna kata kata Rio tadi.

Alfi:Kak, ga usah di masukin ke hati ya Alfa:(Mengangguk)

(Skip, dr. Risa datang)
Alfa belajar dengan giat. Walau sebenarnya, Alfa sudah sangat pusing dan mual. Tapi, ia memaksa dirinya untuk membaca kata perkata di buku itu. Ia juga mengerjakan beberapa soal yg sebenarnya tidak begitu susah.

Rio melihat nya dari atas. Sebenarnya, ia kagum juga atas sikap Alfa yg tidak putus asa.

???:Kak Rio!
Rio:Eh, Alfi, Naura, kalian ngapain? Bukannya mau pergi berenang sama temen?
Naura:Iya, tapi belum dijemput, makanya kami kesini
Rio:Oh
Alfi:Kak, kenapa sih Kak Rio benci banget sama Kak Alfa?
Rio:Rahasia, kamu ga usah tau, kamu masih kecil
Alfi:Kecil darimana, aku udh kelas 5 tau😤 Naura:Kasian ya, Kak Alfa, padahal bentar lg mau UN

Rio menatap tajam adiknya itu.

Rio:Ngapain harus kasian?Biarin aja, toh, udh waktunya dia berhenti sekolah
Alfi:Oh iya, kan ada HomeScooling Rio:Guru HomeScooling mana yg mau ngajarin dia, memang udh bodoh kok, Umi sama Abi aja ga mau pulang karena dia Alfi:Kak Rio! Tega banget sih ngomong kayak gitu, harusnya itu Kak Rio kasih semangat ke Kak Alfa, Kak Alfa itu saudara kakak
Rio:Truss?? Aku gak nganggep Alfa sebagai saudara aku, jadi gak usah ngatur ya!

Rio meninggalkan Alfi dan Naura, lalu masuk ke kamarnya. Alfa mendengar kata kata Rio tadi. Ia ingin menangis mendengarnya.

D. Risa:Alfa jangan dengerin kata orang, yg penting Alfa berusaha semampu Alfa Alfa:Tapi, bener kata Rio, dr. Risa pasti udh bosen juga ngajarin Alfa yg ga bisa bisa
D. Risa:Semua hal punya proses, seperti klo ingin jadi pintar, Alfa harus belajar dengan giat, tak peduli kata orang, dr. Risa punya teman, anak Disleksia, ia punya gejala yg sama dengan Alfa, tapi berkat kerja kerasnya, ia punya perusahaan sendiri, jadi intinya, jangan peduli sama kata kata orang, biarkan mereka puas meledek Alfa, yg penting Alfa berjuang jadi yg terbaik

Alfa tersenyum mendengar kata kata dr. Risa. Ia pun melanjutkan belajarnya.

Dikamar Rio.....

Rio menelfon temannya, Bimo. Bimo suka menjaili Alfa. Rio adalah teman satu geng Bimo.

*Telphone On*

Bimo:Assalamualaikum, kenapa? Lo pasti mau ajak gue jailin si Alfa, ya kan?
Rio:Iya, lo punya ide gak?
Bimo:Kagak sih, lo punya gak?
Rio:Bentar, gimana klo ini, bla bla bla....

Keesokan harinya di sekolah........

Alfa:Haikal! Umar!
Haikal:Hai, fa, udh ngerjain PR belum? Alfa:Udh kok
Haikal:Klo kamu, Umar?
Umar:Udh dong
Alfa:Tumben nanya, kal
Umar:(berbisik) Palingan dia jg gak ngerjain
Haikal:Saya denger lho😒 Umar:Hehehehehe.... 😛😛

Mereka pun masuk ke kelas.

???:Hai!! Siapa yg menyapa mereka? Tunggu part selanjutnya!

Minggu, 17 Juni 2018

Sinopsis Wonderfull Brother

Sinopsis Wonderfull Brother

Disleksia. Penyakit yg menyebabkan penderitanya sulit membaca. Tapi ternyata, penderita Disleksia sebenarnya memiliki kecerdasan yg luar biasa. Cerita ini bercerita tentang anak yg harus mengerti dan membantu saudara kembarnya yg merupakan seorang penyandang Disleksia. Dengan adanya cerita ini, kita bisa tahu, kalau semua anak punya kesempatan untuk meraih kesuksesan dan impian nya. Dan, semua anak di lahirkan dengan kelebihan, dan juga kekurangan.

Genre:Family
Jumlah Bab:Gak tau
Tokoh Utama:Alfa, Rio, Bella, Aldi, Alfi,Naura

Gimana? Setuju gak aku bikin cerita ini? Insyaallah sekali upload langsung 1 bab. Maafkan kalau Sinopsis nya gak nyambung ya. Oh iya, dibawah ini ada foto aktor/aktris nya, ya. Jadi, kalaj lagi baca ini, bayangin aja mereka, ya. Ini mereka:

1.Alfa [Gambar 33.jpg] Zayyan Sakha As Alfa

2.Rio [Gambar 34.jpg] Jefan Nathanio As Rio

3.Aldi [Gambar 35.jpg] Cole Gribble As Aldi

4.Alfi [Gambar 36.jpg] Rayensyah Rassya As Alfi

5.Bella [Gambar 37.jpg] Sohwa Halilintar As Bella

6.Naura [Gambar 38.jpg] Fatimah Halilintar As Naura Gimana? Yay or Nay untuk cerita ini?

Kamis, 14 Juni 2018

Cerbung GH (Rumah Misterius 1-3)

Rumah Misterius(Part 1-3)

[Gambar 28.jpg]

Di suatu siang......

Umi:Anak2 harap berkumpul di ruang keluarga ya
Anak2 Gen Halilintar pun berdatangan.
Umi:Ok, kita absen dulu, Gen Halilintar All(kec Umi dan Abi):My Family My Team Bu Gen:Absen, start
All(kec Umi dan Abi):1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11....yeeeeyyy....
Abi:Ok, nah anak2, Abi dan Umi punya kabar gembira buat kalian, karna kita akan pindah ke Bogor!
All(kec Umi dan Abi):Hoorreee... Atta:Kapan kita pindah, Umi?
Umi:Insya allah besok Abi:Jadi, kalian harus berkemas dari sekarang
All(kec Umi dan Abi):Okeee
Semua pun sibuk berkemas kemas

Qahtan:Bang Fateh, let's go swimming Fateh:Ok, let's go
*Maaf kalo bhs. Inggris nya kacau ya*

(Skip, mau pindah)

Umi:Ok, kita Absen dulu, Gen Halilintar All(kec Umi dan Abi):My Family My Team Umi:Absen Start
All(kec Umi dan Abi):1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11......yeeeyy......
Umi:Ok, semuanya naik ke mobil ya. Iyyah dan GH Kids(Fatim, Fateh, Muntaz, Saleha, dan Qahtan) naik mobil Abi, Umi dan GH lainnya naik mobil bang Atta. Semuanya menuruti perintah Umi.
Tak lama kemudian, mereka segera meluncur ke Bogor.

Sesampainya di Bogor.......

Umi:Semuanya turun dan bawa barang masing2, ya
All(kec Umi dan Abi):Siap, miiii Semuanya segera masuk ke dalam rumah baru mereka.

Rumah tersebut hampir mirip dengan rumah mereka yg lama.

Fateh:Kak Iyyah, kok, kayaknya rumah ini serem banget, ya
Iyyah:Iya, teh, kakak jadi mikir yg enggak enggak
Fateh:Jangan2 ada penunggu alias hantunya lg, kak?
Iyyah:Hush! Kamu gak boleh bilang yg enggak enggak, teh
Writer:Tau nih, Fateh, nanti writer datangin hantu baru tau
Fateh:Apaan sih, Writer? Lg seru serunya ngobrol malah nongol, balik sana ke rumah
Writer:Yeeeeee, ini Cerbung kan saia yg buat, terserah saia, donk
Iyyah:Ya udh, tapi jangan datengin hantu beneran, ya, Writer
Writer:Klo Writer gak munculin hantunya, nanti pembaca malah sedih, nanti genre cerbung ini bukan horor lg
FatIy:Trus apa?
Writer:Romantis, Writer ganti sekarang ya FatIy:Jangan!
Writer:Lho, kok jangan?
Fateh:Pokoknya jangan, udh sana nulis lg, pembaca udh pada nungguin tuh Writer:Oh iya, lupa saia, pergi dulu ya, eh btw, kapan mau dimunculin hantunya? FatIy:Terserah!!!!
Writer:Oh ya udh, Writer pergi dulu ya....

➡️➡️➡️Back To The Story➡️➡️➡️

Umi pun mengumpulkan seluruh GH di ruang tamu.

Umi:Baik, kita absen dulu ya, Gen Halilintar
All(kec Umi dan Abi):My Family My Team Umi:Absen, start
All(kec Umi dan Abi): 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11........yeeeeeyyy
Umi:Ok,sekarang Umi mau membagikan kamar, GH Kids kamarnya tepat di depan tangga, Sohwa, Jidah, dan Iyyah kamarnya di samping kamar GH Kids, dan Atta, Thariq, dan Saaih kamarnya di samping kamar Sohwa semuanya paham?
All(kec Umi dan Abi):Paahaaammm Abi:Oke, sebelum kalian masuk ke kamar masing2, Abi ingin memberi tahu kalian kalau besok, Abi dan Umi ada kerjaan di luar kota selama lima hari, jadi jaga diri kalian ya
All(kec Umi dan Abi):Oke, Biii Semua pun masuk ke kamarnya masing2.

Di kamar GH Kids.......
Fatim:..........
Apa yg ingin Fatim katakan ya?
Baca part selanjutnya ya.

Rumah Misterius(Part 2)

Fatim:Wuiihh... Kamarnya besar ya FatMunSalQah:Iya kak
Qahtan:Where Qahtan gonna sleep, Kak Fatim?
*Maap ga jelas, tapi intinya Qahtan nanya dimana dia tidur*
Fatim:Oke, kita bagi2 kasur ya, kan kasurnya ada dua, yg tidur di kasur satu Qahtan, Saleha, dan Kakak, kasur kedua, Fateh dan Muntaz,paham? FatMunSal:Paahaaamm
Fateh:Btw, kok Qahtan ga kedengaran lg suaranya
Qahtan:😴😴😴
Saleha:Oalah, Qahtan tidur ternyata😅😅 Fatim:Ya udh, sekarang masukin barang masing2 ke lemari, ya FatMunSal:Okeee Muntaz:Habis itu main, yuk FatSal:Ayuuukkk Fatim:Tapi, mainnya di kamar aja ya, sambil nemenin Qahtan FatMunSal mengangguk.

Di kamar SohSajIy(Sohwa, Jidah, Iyyah) .... Iyyah:*Huh, bosen*Kak Sohwa?
*⬅️⬅️ini itu artinya ngomong dalam hati Sohwa: (Asik main HP)
Iyyah:*Yah, malah main HP*Kak Jidah? Sajidah: (Dengerin musik)
Iyyah:*Ya elah, dengerin musik si kakak, trus aku panggil siapa lg ya? Oh iya dia aja, pasti bakal nyaut*Hantuuuu
Sohwa: (Kaget) Astagfirullah(Maaf yg nonmus), Iyyah, hati2 klo ngomong, ntar dateng beneran gimana?
Sajidah:Iya bener kata Kak Sohwa Iyyah:Abis Kak Sohwa ama Kak Jidah sibuk amat, ngapain gitu kek
Sajidah:Eh, bentar lg udh mau jam 12,yuk bantuin kakak masak
Iyyah:Siiaaappp
Sohwa:Aku ikut ya?
Iyyah:Iyalah,kakak kan paling tua SohSajIy pun pergi ke dapur.

Di kamar AtRiqIh(Atta, Thariq,Saaih)..........

Thariq:Ih, boleh tolong editin, gak? Saaih:Gak Thariq:Yah Saaih mah gitu😥
Saaih:Ih, Bang Bucin baper banget😆😆, ya udh, sini aku editin
Thariq:Makasih, Saaih😇😇

Thariq pun beranjak ke tempat Atta.

Thariq:Ngapain sih bang?
Atta:Abang lg searching tentang komplek ini
Thariq:Truuuusss???
Atta:Banyak yg bilang klo salah satu rumah dari komplek ini berhantu! Thariq:Yg bener bang?
Atta:Iye!
Saaih:Halah bang, jaman sekarang masih aje percaya ama yg gituan!
Atta:Yeeeee, ni anak ga percayaan, beneran tau!
Saaih:Ga percaya, bang
Atta:Ya udh, awas aja klo sampe di gangguin, ga usah ngelapor, ya
Saaih:Iye
Sajidah:Aaaaaahhhhh!!!!
Apa yg terjadi dengan Sajidah?

Rumah Misterius(Part 3)

Sajidah:Aaaaaahhhhh!!!!
Thariq:Eh, Kak Jidah napa tuh?
Atta:Ga tau, liat yuk
TharIh:Yuk!

AtRiqIh pun menghampiri Sajidah yg berada di dapur.

Thariq:Kak Jidah kenapa?
Sajidah:It.. Ituuuu.... Tadi alat alat dapur pada melayang sendiri, trus tiba2 jatuh sendiri
Saaih:Serius, kak?
Umi:Kenapa ini? Siapa yg tadi teriak? Kenapa alat alat dapur pada berserakan gini?
Atta:Tadi, Jidah mau masak, tiba2 alat dapur pada melayang, trus jatuh sendiri Abi:Benar begitu, Jidah?
Sajidah:I.. Iy.. Iya Umi

Tiba2, Sohwa, Iyyah, dan GH Kids turun ke dapur.

Iyyah:Ada apa, Umi?
Umi:Tadi Jidah, mau masak, tapi (menceritakan yg Sajidah alami)
Sohwa:Kok bisa, Jid?
Sajidah:Ga tau, kak
Abi:Lho, bukannya kalian masak bertiga disini? Kenapa Sohwa dan Iyyah ada di kamar GH Kids?
Iyyah:Tadi, Saleha dan Qahtan minta dibuatin susu, pas Iyyah sama Kak Sohwa anterin ke kamar, GH Kids pada minta ditemenin main, jadi Iyyah sama Kak Sohwa lupa klo lg masak
Umi:Ya udh, lain kali jangan lupa lg ya SohIy:Iya Umi
Abi:Ya udh, sekarang semua pada balik ke kamar ya, Sajidah, Sohwa, dan Iyyah lanjut masak ya
SohSajIy:Iya Abu Semua pun kembali melanjutkan rutinitas masing2.

(Skip, abis sholat dan makan)

Tok.. Tok... Tok...
Iyyah:Siapa?
??? :Bang Atta, Bang Thariq, ama Saaih Iyyah:Masuk aja bang, ga di kunci kok

AtRiqIh pun masuk ke kamar SohSajIy dan mempersilahkan AtRiqIh duduk.

Sohwa:Ngapain bang? (nada mengancam)
Atta:Serem amat ngomongnya, bang Atta laporin Umi baru tau
Sohwa:Hehehehe... Peace bang✌️✌️ Thariq:Oliq, Bang Atta, ama Saaih mau ngomong ama Kak Sohwa, Kak Jidah, ama Iyyah
Sajidah:Ngomong apa?
Thariq:Kalian ngerasa ada yg salah ga di rumah ini?
Sohwa:Ngerasain apa?
Atta:Ya, kayak ada sesuatu yg lg nyoba ngusir kita dari rumah ini
Iyyah:Iya bang, Iyyah jg ngerasa ada aura aneh gitu
Sajidah:Jidah jg, kayak ada yg terganggu dengan kedatangan kita
Saaih:Gimana klo kita tanya Muntaz aja?(ceritanya Muntaz anak indigo ya) Sohwa:Jangan, kakak takut klo ada apa2 Atta:Besok aja kita tanya nya, hari ini kita banyakin doa aja
SohSajIyRiqIh:Iya Bang

Dikamar GH Kids........

Fatim:...........
Apa yg akan di katakan Fatim?
Tunggu part selanjutnya, ya........
Insya allah, upload nya hari sabtu atau Minggu, klo dua duanya ga bisa, uploadnya minggu depan, ya......
Part selanjutnya Writer akan nongol, ya..... Byeee...

Rabu, 13 Juni 2018

Cerbung Gen Halilintar (Sinopsis)

Cerbung Gen Halilintar(Rumah Misterius)

Sinopsis Rumah Misterius Setelah Gen Halilintar tinggal di rumah baru, banyak kejadian aneh yg menimpa keluarga tersebut. Iyyah dan Fateh curiga kalau ada yg terganggu oleh kedatangan keluarganya. Iyyah dan Fateh pun mulai melakukan penyelidikan terhadap rumah yg ia tempati sekarang. Akan kah misteri ini terjawab?

Tokoh2
Pak Hali     Saaih
Bu Gen       Fatim
Atta             Fateh
Sohwa        Muntaz
Sajidah       Saleha
Thariq         Qahtan
Iyyah

Hi Guys, aku mau bikin cerbung GH ya, alias Gen Halilintar. Semua cerita GH yg aku bikin itu fake alias palsu ya, semuanya bikinan aku sendiri. Insya allah, sekali upload bisa 3 part. Kalo lagi banyak ide, aku bakal bikin 5 part sekali upload. Selamat membaca!